Mon-Fri: 9.00am To 5.00pm
Follow on:

Perubahan Regulasi SBU Tahun 2025

regulasi sbu

Perubahan regulasi SBU (Sertifikat Badan Usaha) yang diberlakukan pada tahun 2025 membawa dampak signifikan terhadap usaha di Indonesia. Regulasi SBU merupakan salah satu aspek penting dalam memastikan bahwa suatu badan usaha memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah untuk beroperasi secara legal dan sesuai dengan standar yang berlaku. Seiring dengan perkembangan ekonomi dan kebutuhan untuk meningkatkan transparansi serta akuntabilitas dalam dunia usaha, regulasi SBU juga mengalami revisi untuk menyesuaikan dengan kondisi saat ini. 

Perubahan ini tidak hanya mempengaruhi aspek bisnis, melainkan juga memperkenalkan aturan baru yang dapat mempengaruhi cara badan usaha memperoleh, mempertahankan, dan memperbarui sertifikat mereka. Penerapan regulasi SBU yang lebih ketat diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi usaha di Indonesia, meningkatkan daya saing, dan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas. 

Apa itu SBU?

SBU atau Sertifikat Badan Usaha adalah sertifikat yang diberikan kepada badan usaha atau perusahaan yang sudah memenuhi persyaratan tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Sertifikat ini juga menjadi bukti legal bahwa badan usaha tersebut sudah terdaftar dan diakui secara resmi oleh pemerintah untuk menjalankan kegiatan usaha di Indonesia. SBU diperlukan oleh badan usaha untuk memastikan bahwa perusahaan tersebut memenuhi standar yang ditetapkan dalam hal kualitas, kapasitas, dan kemampuan teknis untuk menjalankan usaha di bidang tertentu. 

Perubahan Regulasi SBU untuk Tahun 2025

Ada beberapa perubahan terkait regulasi SBU untuk tahun 2025, seperti:

  1. Perubahan Klasifikasi SBU

    Adanya peraturan SBU terbaru, yaitu pada klasifikasi SBU yang diubah menjadi Kualifikasi Usaha (KU) dan Kualifikasi Jasa (KJ). Perubahan ini bertujuan untuk lebih menyederhanakan sistem dan meningkatkan fleksibilitas perusahaan konsultan konstruksi. 

  2. Pengajuan SBU melalui OSS

    Selain klasifikasi dari SBU konsultan, peraturan terbaru dari SBU terdapat penerapan sistem OSS (Online Single Submission) sehingga untuk pengajuan dan penerbitan SBU konsultan akan dilakukan melalui online single submission. Adanya kemajuan teknologi itu tentunya memudahkan para pelaku usaha untuk mengurus SBU konsultan. Tidak hanya meningkatkan kemudahan dalam mengurus, tapi juga prosesnya menjadi lebih transparan. 

  3. Penyesuaian Biaya

    Perubahan peraturan SBU yang terbaru menyangkut tentang penyesuaian biaya. Di mana biaya SBU konsultan akan mengalami penyesuaian berdasarkan dari klasifikasi terbaru di SBU. 

Baca juga: Peran SBU dalam Menjaga Reputasi Perusahaan Konstruksi

Kami siap melayani kebutuhan Anda
Dapatkan promonya sekarang

× Apa yang bisa kami bantu?