
Dalam setiap industri, sertifikasi ISO merupakan hal yang penting dalam menjalankan bisnis. Sertifikasi ini menegaskan bahwa sebuah perusahaan sudah memenuhi persyaratan internasional mengenai standar, prosedur, dan sistem manajemen. Penerapan standar ISO membantu perusahaan dalam mengelola risiko dengan lebih efektif, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat kontrol dalam aktivitas bisnis. Tahukah kamu kalau ISO 37001 sangat krusial untuk keberlanjutan bisnis di era modern?
Tujuan dari standar ISO ini adalah untuk mengembangkan praktik dalam dunia bisnis. Standar ini juga berfungsi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional perusahaan, meningkatkan kualitas produk, hingga memperkuat pengelolaan dalam konteks bisnis.
Cara Mendapatkan Sertifikasi ISO dengan Benar
1. Membuat Komitmen
Puncak manajemen harus menunjukkan komitmen untuk menerapkan sistem manajemen ISO dan memastikan bahwa ISO yang dipilih sudah memenuhi standar sesuai dengan kebutuhan organisasi.
2. Meninjau
Organisasi bisa meminta informasi dari pihak yang sudah menerapkan sistem manajemen sebelumnya.
3. Melakukan GAP Analysis
Gap analysis ini bertujuan untuk membantu mengidentifikasi perbaikan yang harus dilakukan dalam sistem saat ini sehingga membuat dokumentasi ISO menjadi lebih mudah.
4. Membentuk Tim ISO
Tim ISO harus berisikan minimal 2 orang dari setiap divisi atau departemen termasuk pimpinan departemen dan staf. Keterlibatan manajemen dalam tim ini juga bisa dipertimbangkan, tapi manajemen tingkat atas harus lebih aktif dalam penerapan sistem manajemen sebagai bentuk kepemimpinan.
5. Membuat Pelatihan ISO
Pelatihan ISO memberikan kepercayaan diri untuk mendukung proses implementasi. Saat ini ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001 merupakan standar yang paling banyak diterapkan di perusahaan.
6. Membuat Dokumen ISO
Ketika meninjau persyaratan untuk dokumentasi, Anda bisa memperhatikan kebutuhan organisasi untuk mengidentifikasi dokumen yang diperlukan untuk sistem dan proses produk dan layanan.
7. Implementasi Sistem Manajemen ISO
Standar ini memberikan kerangka kerja untuk proses manajemen aktif dan menetapkan elemen yang harus dimasukkan. Sertifikasi ISO bertujuan untuk membentuk sistem manajemen ISO. Contohnya seperti ISO 9001 untuk Sistem Manajemen Mutu, ISO 14001 untuk Sistem Manajemen Lingkungan, dan ISO 45001 untuk Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja.
8. Melakukan Audit Internal dan Tinjauan Manajemen
Audit internal harus dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa persyaratan standar ISO dipenuhi. Tinjauan manajemen juga penting untuk mengevaluasi kinerja sistem dan menentukan tindakan perbaikan yang diperlukan.
9. Memilih Badan Sertifikasi ISO
Badan sertifikasi ISO biasanya diaudit oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk memastikan kompetensi dan menjaga ketidakberpihakan dan independensi. Anda juga bisa mengakses situs web KAN untuk mencari daftar badan sertifikasi ISO yang terakreditasi oleh KAN.
10. Audit Sertifikasi ISO
Auditor akan mengevaluasi efektivitas sistem manajemen dan apakah memenuhi semua persyaratan standar ISO yang ingin tersertifikasi seperti ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001.