Mon-Fri: 9.00am To 5.00pm
Follow on:

Inilah Beberapa Kesalahan Umum dalam Pengajuan SBU yang Menyebabkan Penolakan

pengajuan sbu

Dalam dunia konstruksi, memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) adalah salah satu syarat utama agar perusahaan dapat mengikuti tender maupun menjalankan proyek sesuai peraturan yang berlaku. Namun, proses pengajuan SBU sering kali tidak berjalan mulus. Banyak perusahaan yang mengalami hambatan, bahkan penolakan, karena kurang memahami detail persyaratan dan prosedur yang ditetapkan. Padahal, setiap kesalahan kecil dalam pengajuan bisa berdampak besar terhadap kelancaran bisnis, mulai dari hilangnya kesempatan proyek hingga rusaknya reputasi perusahaan di mata klien dan mitra kerja. 

Kesalahan-kesalahan umum tersebut sering kali berulang karena dianggap sepele, misalnya dokumen yang tidak lengkap, ketidaksesuaian data antara akta perusahaan dengan dokumen pendukung, hingga kurangnya pemahaman terhadap klasifikasi bidang usaha yang diajukan. Akibatnya, proses verifikasi menjadi lebih lama, bahkan bisa berujung pada penolakan resmi dari lembaga berwenang. Untuk itu, penting bagi setiap perusahaan memahami dengan baik prosedur pengajuan SBU sejak awal. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan yang sering terjadi, perusahaan dapat mempercepat proses perolehan sertifikat, meningkatkan peluang memenangkan tender, serta memastikan legalitas usaha tetap terjaga sesuai regulasi.

Dampak Pengajuan SBU yang Ditolak

Ada beberapa dampak dari pengajuan SBU yang ditolak, seperti:

  1. Kehilangan Kesempatan Tender

    SBU merupakan syarat utama untuk mengikuti tender proyek pemerintah maupun swasta. Jika pengajuan ditolak, otomatis perusahaan tidak bisa ikut serta sehingga peluang mendapatkan kontrak berharga hilang begitu saja.

  2. Menurunnya Kredibilitas Perusahaan

    Perusahaan yang gagal memperoleh SBU bisa dianggap belum memenuhi standar legalitas dan profesionalisme. Hal ini dapat merusak citra di mata klien, mitra, maupun calon investor.

  3. Kerugian Finansial

    Penolakan berarti perusahaan harus mengulang proses pengajuan SBU, yang membutuhkan biaya tambahan untuk pengurusan administrasi, perbaikan dokumen, hingga konsultasi. 

  4. Meningkatnya Beban Administratif

    Proses pengajuan ulang menambah pekerjaan administratif yang memakan waktu. Tim internal harus fokus memperbaiki berkas daripada menjalankan strategi bisnis.

  5. Keterlambatan Proyek

    Jika SBU dibutuhkan untuk mendukung perizinan proyek, penolakan dapat menunda jalannya pekerjaan konstruksi. Keterlambatan ini bisa berdampak pada denda atau kehilangan kepercayaan dari pemberi kerja.

Kesalahan Umum dalam Pengajuan SBU

Berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam pengajuan SBU:

  • Dokumen Tidak Lengkap

    Banyak perusahaan gagal karena tidak melampirkan seluruh dokumen yang dipersyaratkan, seperti akta pendirian, NPWP, laporan keuangan, atau data tenaga kerja bersertifikat.

  • Kesalahan dalam Pemilihan Klasifikasi dan Subklasifikasi

    SBU harus sesuai dengan bidang usaha yang dijalankan. Banyak perusahaan salah memilih klasifikasi atau subklasifikasi sehingga pengajuan dianggap tidak relevan.

  • Legalitas Perusahaan Tidak Terupdate

    Akta perubahan, perizinan OSS, atau dokumen legal lain yang belum diperbarui dapat menjadi penghambat dalam proses pengajuan SBU.

  • Kurang Memahami Prosedur dan Regulasi Terbaru

    Peraturan mengenai SBU sering mengalami perubahan. Ketidaktahuan terhadap regulasi terbaru menyebabkan banyak perusahaan mengajukan dengan format atau persyaratan lama.

  • Pengisian Formulir yang Keliru

    Kesalahan kecil seperti salah ketik, data tidak sesuai, atau informasi yang kurang lengkap bisa berakibat fatal pada hasil pengajuan.

Berbagai kesalahan umum dalam pengajuan SBU sering kali terlihat sederhana, tetapi dampaknya bisa sangat besar hingga menyebabkan proses permohonan ditolak. Mulai dari kelengkapan dokumen yang kurang akurat, data yang tidak sesuai, hingga kesalahan teknis saat pengunggahan sering menjadi penyebab utama hambatan tersebut. 

Agar perusahaan Anda tidak mengalami hal yang sama, penting untuk memastikan setiap persyaratan dipenuhi dengan benar dan sesuai ketentuan terbaru. Jika Anda ingin proses pengurusan SBU berjalan lancar tanpa risiko penolakan, Anda dapat mengandalkan layanan profesional yang berpengalaman. Kunjungi pengurusansbujptl untuk mendapatkan pendampingan yang tepat dan terpercaya.

Baca juga: Panduan Membedakan SBU yang Masih Aktif dan Kadaluwarsa

Kami siap melayani kebutuhan Anda
Dapatkan promonya sekarang

× Apa yang bisa kami bantu?